CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Thursday, June 9, 2011

H.A.T.I


Susahnya menjaga hati. Sedangkan ia adalah tempat pandangan Allah. Ia merupakan wadah rebutan di antara malaikat dan syaitan. Masing-masing ingin mengisi. Malaikat dengan hidayah, syaithan dengan kekufuran. Bila tiada hidayah, ada ilmu pun tidak menjamin dapat selamat, sekalipun ilmu diperlukan

Susahnya menjaga hati. Bila dipuji, ia berbunga. Terasa luar biasa. Bila dicaci, aduh sakitnya. Pencaci dibenci. Bahkan berdendam sampai mati. Bila berilmu atau kaya, sombong mengisi dada. Jika miskin atau kurang ilmu. Rendah diri pula dengan manusia. Adakalanya kecewa. Kemuncaknya putus asa. Pada takdir yang menimpa, kita susah untuk redha. Ujian yang datang, sabar tiada. Jiwa menderita.

Melihat kelebihan orang lain, hati tersiksa. Kesusahan orang lain, hati menghina. Bahkan terhibur pula. Suka menegur orang, tapi bila ditegur hati luka. Aduh susahnya menjaga hati. Patutlah ia dikatakan raja diri. Bukankah sifat sombong pakaian Raja?!

Bukan mudah menahan marah apabila orang marah kepada kita atau orang membuat kesalahan kepada kita. Bukan mudah tidak membalas terhadap orang yang menganiaya dan memfitnah kita. Sedangkan mereka menyusahkan kita, dan kita pun menderita dibuatnya.

Tidak mudah menahan perasaan hati agar tidak berbunga ketika ada orang memuji kita. Apakah kita boleh menolak pujian itu dengan rasa hati bahwa kita tidak layak menerimanya? Tidak mudah, biasanya hati sedap dan berbunga rasanya.

Apabila kita berhadapan dengan orang serba istimewa, ada yang kaya, berjabatan tinggi, tinggi ilmunya sedangkan kita orang biasa saja, biasanya kita inferiority complex dibuatnya, malu pun timbul. Dapatkah kita merasa biasa saja, tidak terasa apa-apa?

Yang penting kita dengan Tuhan ada hubungan senantiasa, takut dan cinta. Terasa bahagia dengan Tuhan, rasa senang dengan-Nya yang lain tidak ada arti apa-apa. Apakah mudah hati kita menahan derita bila mendapat bala bencana? Tidak mudah, biasanya hati kita derita dibuatnya. Kita rasa kecewa, kita rasa orang yang malang hidup di dunia. Kita tidak dapat hubungkaitkan dengan hikmah dan didikan Tuhan kepada kita. Bahkan biasanya selalu saja buruk sangka dengan Tuhan yang melakukannya. Hati kita rasa bahwa tidak semestinya Tuhan menyusahkan kita.

Begitu jugalah kalau kita orang istimewa, berilmu, berjabatan tinggi, kaya! Biasanya rasa megah datang tiba-tiba, sombong pun berbunga, mulailah kita menghina. Hidup kita pun mulailah berubah, sebelumnya beragama lupa agama. Kalau dahulu dapat bergaul dengan orang biasa, sekarang kawan kita golongan atas saja. Hendak bergaul dengan orang biasa seperti dahulu rasa jatuh wibawa.

Begitulah hati manusia sentiasa berubah-ubah apabila berubah keadaan. Karena itulah kita disuruh berdoa: “Ya Allah tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, dan mentaati-Mu.” 

sumber: cahayamukmin.blogspot.com

Monday, February 7, 2011

Antara aku, Isam & Hatim.....




Ada sorang ahli ibadah namenye Isam B Yusof. Die sngt khusyuk dlm solat tp sentiasa merasakan solatnye tak khusyuk.. Therefore die suke tnye org cmne nk khusyuk solat.

Alkisah.. One day, die g majlis ilmu yg dikendalikn oleh sorng bdk, Hatim al Isam. Berlalulah dialog antara mereka...

Isam: Uit.. Awop.. Awop solat camane?? Huhu

Hatim: Well.. Bile masuk waktu hamba wudhu' zahir n batin

Isam: Erk? Mcm mne tu awop weh???

Hatim: Larr..senang je. Wudhu' zahir mcm bese r.. Basuh anggota wudhu' dgn air.
Utk wudhu' batin plop, awop kne basuh anggota dgn 7 perkara..

Isam: Ooo. Ape benda yg 7 tu???

Hatim:
1- bertobat
2-menyesal dgn dosa yg dilakukan
3-x gila2 kn dunia (zuhud)
4-x cari atau harap kan pujian org ( riya' )
5-tinggalkan sikap bangga
6-tinggalkan sikap khianat dan menipu
7- tinggalkan sikap dengki

Isam: Ooo.... Arassoe...

Hatim: Lepas tu hamba g masjid, hadap kiblat dan diri dgn penuh kewaspadaan. Kemudian:
- bayangkan Allah kat dpnku
- syurga dikananku
- neraka dikiriku
- malaikat maut di depan ku
- dan hamba seolah olah berada di atas titian Siratol mustaqim
- hamba anggap yg solat ini adalah solatku yg terakhir, kemudian hamba niat dan takbir dgn baik.


Hatim pun bercerita dgn semangatnye..Hatim berkata lagi,

"Setiap bacaan dan doa dalam solat kupahami maknanya, kemudian aku rukuk dan sujud dengan tawadhu. Aku bertasyah-hud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun, sebagaimana firman Allah, "Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan." (QS. Al An’am 6: 79)"

Isam mendengar dengan penuh takjub, menangislah dia karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.

Bagaimana pula dengan kita? Solat kita? wuduk kita? TT_TT 
Wuduk zahir pon entah lepas entah tidak, inikan pula wuduk batin. Isam B Yusof yg kuat ibadah pun mencari kaedah utk khusyuk, berlebih-lebih lagi kita yg serba kekurangan ini. Sama-samalah ambil iktibar.. =)

Sunday, February 6, 2011

Shift Our Paradigm



Long tyme no blogging2. two month i guess. ngee.. 
Nothing much too share actually, just sharing a video utk sama2 kita fikirkan..

Part 1

Part 2

So what's in your mind? Ehem.. Bismillahirrahmanirrahim.. Well i don't know how to start but i'll start with a hadith

from abu hurairah, rasullullah s.a.w bersabda:
“Sesiapa yang Allah mahukan kebaikan baginya, Dia (Allah) memberikannya kefahaman dalam Ad-Din”

Sebagaimana yg diketahui, tamadun Islam pernah mengungguli tamadun-tamadun lain dunia. Perkembang tamadun Islam dpt dilihat dri zaman rasulullah, khulafa' arrasyidin, kerajaan bani umayyah, abbasiyyah, sehinggalah zaman turki uthmaniyyah yang akhirnya jatuh disebabkan kelalaian umat Islam sendiri pada masa itu serta dimangkin oleh beberapa faktor lain. Sistem khalifah dihapuskan. Dan setelah itu, umat Islam terus akur dengan agenda-agenda yang diatur kemas pihak musuh yang sekian lama berazam memecah belah umat Islam. Nah..sekarang hasilnya dapat dilihat.. Keruntuhan moral dikalangan umat Islam.. No need to mention. Everyone knows. 

Islam sudah tiada dlm jiwa masyarakt Islam, Fading... and keep fading... Jd bagaimana mungkin satu tamadun Islam yang kukuh dapat dibina jika batu-batuannya sendiri bukan berupa batu? Mungkin span atau kayu yang rapuh.. Bagaimana mungkin juga Islam akan tertegak dibumi ini jika umat Islam terus lalai dan leka dibawa arus dunia. 

Namun, Allah telah menjanjikan Islam bakal kembali menerajui dunia suatu hari nanti (lupa nas.. hee).So, mahukah kita menjadi salah satu komponen yg menyumbang kpd realiti tersebut? What should we do then? Seorg ulama' dan da'ie yang agung, Syakib Arsalan pernah berkata, "kita wajib memulakan usaha Islam ini dari bawah, kita perlu mendidik individu"
 
As the title suggested, Shift Our Paradigm -basically it's written on the last part of the video, all we can do is shift our paradigm, be more realistic. Imam As-Syahid Hassan al-Banna bernah berkata, "Tegakkan Islam dlm diri kamu nescaya Islam akan tertegak diatas bumi kamu". Strive our best to be a better Muslim dan sebarkan kefahaman Islam kepada masyarakat kerana sesungguhnya dakwah adalah tugas wajib dimana kita ditugaskan oleh Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi. Wallahualam...

Well said, easy to type, but it actually is something very hard to do.. Thabbit qulubana 'ala deenik ya Rab.. Ameen~

~hanyaditarafhamba~





Saturday, December 4, 2010

Don't Ever !!



Don’t ever try to understand everything –
Some things will just never make sense.
Don’t ever be reluctant to show your feelings –
When you’re happy, give into it!
When you’re not, live with it.

Don’t ever be afraid to try to make things better –
You might be surprised at the results.
Don’t ever take the weight of the world on your shoulders.
Don’t ever feel threatened by the future –
Take life one day at a time.

Don’t ever feel guilty about the past –
What’s done is done.
Learn from any mistakes you might have done.
Don’t ever feel that you are alone –
There is always somebody there for you to reach out to…

Don’t ever forget that you can achieve so many of the things you can imagine –
Imagine that!
It’s not as hard as it seems.
Don’t ever stop loving,
Don’t ever stop believing,
Don’t ever stop dreaming your dreams.

The opportunity to grow and achieve our dreams is always there.
The possibilities to be happier, wiser, wealthier, healthier;
More involved, more alive, more confident, more responsive;
More of the person you want to be…
Are possibilities that are around each bend in the road.
It’s up to us to begin the journey.
That’s the hard part.

Don’t think of how weak you are.
Think of how strong you’re going to be.

Try to choose the road that is right for you.
Once you’ve made the choice, trust your intuition.

As you begin, believe in your choice –
And your direction,
And tell yourself that…
choose wisely~ the past cannot be changed but the future is still in your hand. that's so motivational. thanx a lot Jclub-ians. miss u guys. sob3

imported from M07J official blog

Friday, November 19, 2010

HaTi PiSaNg



Nk dijadikan cerita... Ada seorang cikgu tadika di sebuah negara bernama Isketambola. Hoho. Diberi nama guru tersebut Mimie. Bdk2 pggil Cikgu Mimie. Owh, mcm name one of my blog followers. Heee.. Cg Mimi ni mmg comey lote, kiut miut, manis leting bla..bla..bla.. Tp yg pasti penulis lagi comey la kot. Agaga.. *kekoyaan*


Pada suatu hari, Cg Mimi telah menganjurkan satu permainan yang sungguh menarik untuk murid-muridnya. Setiap murid diminta membawa beg plastik yang berisi pisang yang tertulis nama orang yang paling mereka benci ke kelas pada esok hari...Erm pisang.. Buat pengat pon sodap. Jadi, jumlah pisang yang perlu dibawa bergantung kepada jumlah orang yang dibenci... 




Keesokan harinya, setiap murid membawa supek glenya a.k.a beg plastik berisi pisang masing2... Ada yang membawa tiga biji, ada juga lima biji dan paling banyak lapan biji... Ada jgk yg dop bawa sebiji pon pisang sbb dia tak benci kat sape-sape. Bejurus budak tersebut, mcm penulis. Ehem2.. Semua pisang sudah ditulis nama orang yang paling mereka benci... 


"Sekarang simpan pisang tu...Jangan lupa bawa ke mana sahaja kamu pergi selama seminggu...Inilah permainannya...Selepas seminggu kita akan tahu keputusannya" beritahu Cikgu Mimie kepada murid-muridnya... Jadi kanak2 ribena tersebut pon simpan laa pisang masing2 di dalam beg mereka...


Hari demi hari berlalu, pisang mula berbintik-bintik dan akhirnya menjadi busuk.. Kanak2 itu mula merungut dan marah...Mereka tidak menyukai permainan itu lagi kerana selain beg berat, badan berbau busuk... Huekk =p




Ada yang menangis,enggan meneruskan permainan *manje molep*.. Seminggu berlalu, pagi2 lagi murid2 Cg Mimie sudah bersorak... Yeay!! Hooray!! Yatta!! Banzaii!! Zombie!! Permainan sudah tamat!! Ish3.. Budak2 ini.. Xde sorang pon sebut Alhamdulillah. Ngeee~
Tidak ada lagi beban dan bau busuk yang perlu dibawa... Pheww!


"Okey semua, apa rasanya bawa pisang dalam beg ke sana ke mari selama seminggu?" tanya Cikgu Mimie. 


"BUSUKNYAAAA.....!!!" Semuanya serentak mengatakan mereka benci bangat sama permainan itu.. Mereka hilang kawan, sering diejek dan terpinggir... Lebih teruk lagi, terpaksa tidur, makan , mandi, bermain dan menonton TV dengan bau busuk... Sangat jujur kanak2 riang ini dalam menjaga amanah permainan. Good3.. Anak2 sapa la nih. Hehe


"Itulah sebenarnya yang berlaku kalau kita simpan perasaan benci pada orang lain dalam hati...Bau busuk kebencian itu akan mencemari hati dan kita akan membawanya ke mana saja kita pergi.. Jika kamu sendiri tidak boleh tahan dengan bau pisang busuk hanya untuk seminggu, cuba bayangkan apa akan jadi kalau kamu simpan kebencian sepanjang hidup kamu" beritahu Cg Mimie.


Moral of the story is simple. Jgnla benci membenci sesama saudara kerana sesungguhnya Islam menganjurkan umatnye saling menyayangi, bertolak ansur dan sentiasa memaafkan org lain. Perasaan benci, iri hati dan segala mcm unsur negatif ini bukan sahaja membawa mudarat pd individu malah lebih besar lagi membawa perpecahan umat. Huhu. So, jagalah hati agar tidak menyimpan perasaan benci terhadap org lain. Hepi ending. Weee=p


Wallahualam~

Thursday, November 18, 2010

Aneyonghaseyo ECONS!!



Show me the MONEY!! Heee.. It's been over a year, almost 2 years i'm 'away' from economics, a subject i took in KMB. Me likey econs soo much! =p So, i feel like writing about the current issue regarding Malaysian's economic situation, currency, to be precise. As i'm not into writing in Malay, i prefer writing in English. *koya molek* ngee

CURRENCY WAR.. ala2 jet pejuang gitu. hehe

Malaysians, including Malaysian monetary authorities seem quite happy over the appreciation of the Ringgit against the US Dollar. We think that when our currency strengthens it must be because our economy is strong, Therefore we are doing well. Hoho

But are we REALLY doing well? Like for REAL?? Is it the Ringgit which is appreciating or is it the US Dollar which is devaluing? Hrmm..



Actually it is the US Dollar which is devaluing. It is devaluing against most other currencies, especially against China's currency. So, dont' be so excited that our FDI increases. (if i not mistaken laa, FDI is also increasing)




































Why is the dollar devaluing? Could it be due to the currency traders selling dollars? Could it be because the balance of payment is not in US favour? *masuk bab balance of payment pulokk* heee~









Martin Wolf of the Financial Times, an expert on money have this to say. There is a global currency battle going on. "To put it crudely," he says, "the US wants to inflate the rest of the world, while the latter is trying to deflate the US. The US must win, since it has infinite ammunition; there is no limit to the dollars the Federal Reserve can create.  What needs to be discussed is the terms of the world's surrender; the needed changes in nominal exchange rates and domestic policies around the world."


Our reserves are represented by the US Dollar, gold and other currencies which we keep in order to back the value of our Ringgit, the US clearly does not have to hold foreign currencies to back the Dollar. All the US has to do is to create (print) money. *sigh*

When we buy US Dollar bonds, we are in fact lending US Dollars to the US. When we redeem the bonds all the US has to do is to print more US Dollars to pay us.

How nice it would be if we can pay all our debts by just printing money!! Nahaha


There is something fishy going on and the fishy smell is very strong in the US. "Poor" China with 2.5 trillion devalued dollars in its reserve. Wonder how much Bank Negara has? Ermm...





Back to the question of US dollar. I think it's time the dollar no longer considered as the world trading currency. The dollar has no real value, it's has become plain paper due to the wanton printing of US dollar like nobody's business.

The US can print the dollar because it is their right to print. It is the world nations and national banks that I don't understand that is addicted with this no value US money. What if i say... It's time to start using dinar and dirham. Weee~

In the face of Governments devaluing their currencies in a currency war, what should Malaysia do? Keep the float or control? When we controlled our currency in 1998 we were called pariahs whose knowledge about finance could be written on the back of a postage stamp. Now it seems many nations are using their magnifying glasses to read what is written on the back of the postage stamps. Hah!!






Fight for money.yeah! Tatkala dunia jadi tujuan...

Just sharing. What do YOU think?? Blurr?? Or.. 
"do i need to know all this??" 
"LIKE I CARE! daa~"
"Biaq pi org besau2 la uruskan bnda2 negara nih"
"dop pehe la gapo awop bobok nih"
"saya bukan budak econs la.."
"So??"

Haha.. Stop being ignorance. Maybe there's nothing we can do. Floating currency or controlled currency. If only we can decide. But at least we know what happened. Owh by the way, as for me we should impose CURRENCY CONTROL. Since our money reserve is mostly in USD, by imposing control on our ringgit, the value of the reserve in ringgit will not decrease further. Hehe. Just thinking. Who'll care what i say anyway =p


Some might not really understand. Ok ok.. The point is simple.. CORRUPTION is everywhere. You know what i'm saying? I wrote too much am i? No further comment. Nanti they said i'm political. Hua3

It reminds me of a hadith, Abu Huraira narrated that the Prophet p.b.u.h said:

 A time will come upon the people when one will not care how one gains one's money, legally or illegally. (Bukhari)

Here is another one, Ibn Masud said I heard the Prophet p.b.u.h saying:

There is no envy except in two: a person whom Allah has given wealth and he spends it in the right way, and a person whom Allah has given wisdom (i.e. religious knowledge) and he gives his decisions accordingly and teaches it to the others. (Bukhari).

Ottoke??? Open our eyes, open our heart, open our minds. What you say is what you think, what you think is who you are *ade kaitan ke??* Hehe

Only Allah knows what's best. An-nyŏng-hi ga-se-yo! =D

Tuesday, November 16, 2010

EsTaWoO (arrange yourselves) !!

Tatkala kita2 ni sedang menghadap laptop, study, menonton tv dan melakukan lain-lain aktiviti di rumah, umat Islam di tanah suci mekah pula sibuk menunaikan haji. Teringat akan satu kisah lama yang berlaku beberapa tahun lepas yang boleh kita renung-renungkan.

Dari channel online Islamik, MAJD telah berlangsungnya suatu program yang bertajuk One Famili, diketuai speakernya, Dr. Yahya Alyahya (Ketua CALL to Islam Committee, Amerika Syarikat). Beliau menceritakan kisah berkenaan seorang bukan Islam Amerika yang sedang berbincang dengannya mengenai Islam. Ketika mereka menonton tv secara live, broadcast dari Kaabah, orang amerika tersebut menyatakan betapa kagumnya dia melihat sebegitu ramai berjuta-juta orang bersesak-sesak berada di dalam Masjidil Haram.


Dr Yahya bertanyakan kepada orang amerika tersebut, “Pada pandangan anda, berapa lamakah anda fikir mereka akan turun untuk menyusun dalam baris dan mula solat?”
“Sekurang-kurangnya 2-3 jam?”, orang amerika itu menekanya.
Dr Yahya menyambung, “Tapi masjid itu (Masjidil Haram) keseluruhannya mempunyai 4 tingkat”
Orang amerika pantas menjawab, “Oh, ini sudah tentu akan memakan masa 12 jam untuk menyusunnya!”
Dr Yahya sekali lagi menambah, “Anda mesti ingat bahawa mereka berasal dari negara-negara di seluruh dunia dengan bahasa yang berbeza”
Orang Amerika semakin bingung dan terus berkata "Ini sangat mustahil untuk mereka menyusun barisan dengan apa cara sekalipun!”
Tatkala mereka rancak berbincang, tiba-tiba imam di tv berkata "estawoo" (tetapkan dirimu). Dan dalam beberapa saat, seluruh pemandangan berubah dan kerumunan berjuta-juta umat Islam menetapkan diri sendiri dalam baris dengan teratur dengan baik dalam masa beberapa saat sahaja untuk menunaikan solat isyak!
Orang Amerika menatap kaca TV untuk beberapa saat dan kemudian terus berkata, “ash-hadu allah ilaha illa allah wa ash-hadu anna mohammadan rasulullah (Aku bersaksi bahawa tiada tuhan yang patut disembah melainkan ALLAH dan aku bersaksi bahawa Muhammad adalah pesuruh Allah)”

Subhanallah! Sesungguhnya hidayah itu milik Allah dan Allah berhak mengurniakannya kepada sesiapa pun. So, don't stop promoting the beauty of Islam! =)

Selamat hari raya aidil adha diucapkan kepada seluruh umat Islam dan semoga mereka yang sedang menunaikan haji di Mekah, memperoleh Haji Mabrur. InsyaAllah. Taqabbalallah minna wa minkum!