CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Friday, November 19, 2010

HaTi PiSaNg



Nk dijadikan cerita... Ada seorang cikgu tadika di sebuah negara bernama Isketambola. Hoho. Diberi nama guru tersebut Mimie. Bdk2 pggil Cikgu Mimie. Owh, mcm name one of my blog followers. Heee.. Cg Mimi ni mmg comey lote, kiut miut, manis leting bla..bla..bla.. Tp yg pasti penulis lagi comey la kot. Agaga.. *kekoyaan*


Pada suatu hari, Cg Mimi telah menganjurkan satu permainan yang sungguh menarik untuk murid-muridnya. Setiap murid diminta membawa beg plastik yang berisi pisang yang tertulis nama orang yang paling mereka benci ke kelas pada esok hari...Erm pisang.. Buat pengat pon sodap. Jadi, jumlah pisang yang perlu dibawa bergantung kepada jumlah orang yang dibenci... 




Keesokan harinya, setiap murid membawa supek glenya a.k.a beg plastik berisi pisang masing2... Ada yang membawa tiga biji, ada juga lima biji dan paling banyak lapan biji... Ada jgk yg dop bawa sebiji pon pisang sbb dia tak benci kat sape-sape. Bejurus budak tersebut, mcm penulis. Ehem2.. Semua pisang sudah ditulis nama orang yang paling mereka benci... 


"Sekarang simpan pisang tu...Jangan lupa bawa ke mana sahaja kamu pergi selama seminggu...Inilah permainannya...Selepas seminggu kita akan tahu keputusannya" beritahu Cikgu Mimie kepada murid-muridnya... Jadi kanak2 ribena tersebut pon simpan laa pisang masing2 di dalam beg mereka...


Hari demi hari berlalu, pisang mula berbintik-bintik dan akhirnya menjadi busuk.. Kanak2 itu mula merungut dan marah...Mereka tidak menyukai permainan itu lagi kerana selain beg berat, badan berbau busuk... Huekk =p




Ada yang menangis,enggan meneruskan permainan *manje molep*.. Seminggu berlalu, pagi2 lagi murid2 Cg Mimie sudah bersorak... Yeay!! Hooray!! Yatta!! Banzaii!! Zombie!! Permainan sudah tamat!! Ish3.. Budak2 ini.. Xde sorang pon sebut Alhamdulillah. Ngeee~
Tidak ada lagi beban dan bau busuk yang perlu dibawa... Pheww!


"Okey semua, apa rasanya bawa pisang dalam beg ke sana ke mari selama seminggu?" tanya Cikgu Mimie. 


"BUSUKNYAAAA.....!!!" Semuanya serentak mengatakan mereka benci bangat sama permainan itu.. Mereka hilang kawan, sering diejek dan terpinggir... Lebih teruk lagi, terpaksa tidur, makan , mandi, bermain dan menonton TV dengan bau busuk... Sangat jujur kanak2 riang ini dalam menjaga amanah permainan. Good3.. Anak2 sapa la nih. Hehe


"Itulah sebenarnya yang berlaku kalau kita simpan perasaan benci pada orang lain dalam hati...Bau busuk kebencian itu akan mencemari hati dan kita akan membawanya ke mana saja kita pergi.. Jika kamu sendiri tidak boleh tahan dengan bau pisang busuk hanya untuk seminggu, cuba bayangkan apa akan jadi kalau kamu simpan kebencian sepanjang hidup kamu" beritahu Cg Mimie.


Moral of the story is simple. Jgnla benci membenci sesama saudara kerana sesungguhnya Islam menganjurkan umatnye saling menyayangi, bertolak ansur dan sentiasa memaafkan org lain. Perasaan benci, iri hati dan segala mcm unsur negatif ini bukan sahaja membawa mudarat pd individu malah lebih besar lagi membawa perpecahan umat. Huhu. So, jagalah hati agar tidak menyimpan perasaan benci terhadap org lain. Hepi ending. Weee=p


Wallahualam~

Thursday, November 18, 2010

Aneyonghaseyo ECONS!!



Show me the MONEY!! Heee.. It's been over a year, almost 2 years i'm 'away' from economics, a subject i took in KMB. Me likey econs soo much! =p So, i feel like writing about the current issue regarding Malaysian's economic situation, currency, to be precise. As i'm not into writing in Malay, i prefer writing in English. *koya molek* ngee

CURRENCY WAR.. ala2 jet pejuang gitu. hehe

Malaysians, including Malaysian monetary authorities seem quite happy over the appreciation of the Ringgit against the US Dollar. We think that when our currency strengthens it must be because our economy is strong, Therefore we are doing well. Hoho

But are we REALLY doing well? Like for REAL?? Is it the Ringgit which is appreciating or is it the US Dollar which is devaluing? Hrmm..



Actually it is the US Dollar which is devaluing. It is devaluing against most other currencies, especially against China's currency. So, dont' be so excited that our FDI increases. (if i not mistaken laa, FDI is also increasing)




































Why is the dollar devaluing? Could it be due to the currency traders selling dollars? Could it be because the balance of payment is not in US favour? *masuk bab balance of payment pulokk* heee~









Martin Wolf of the Financial Times, an expert on money have this to say. There is a global currency battle going on. "To put it crudely," he says, "the US wants to inflate the rest of the world, while the latter is trying to deflate the US. The US must win, since it has infinite ammunition; there is no limit to the dollars the Federal Reserve can create.  What needs to be discussed is the terms of the world's surrender; the needed changes in nominal exchange rates and domestic policies around the world."


Our reserves are represented by the US Dollar, gold and other currencies which we keep in order to back the value of our Ringgit, the US clearly does not have to hold foreign currencies to back the Dollar. All the US has to do is to create (print) money. *sigh*

When we buy US Dollar bonds, we are in fact lending US Dollars to the US. When we redeem the bonds all the US has to do is to print more US Dollars to pay us.

How nice it would be if we can pay all our debts by just printing money!! Nahaha


There is something fishy going on and the fishy smell is very strong in the US. "Poor" China with 2.5 trillion devalued dollars in its reserve. Wonder how much Bank Negara has? Ermm...





Back to the question of US dollar. I think it's time the dollar no longer considered as the world trading currency. The dollar has no real value, it's has become plain paper due to the wanton printing of US dollar like nobody's business.

The US can print the dollar because it is their right to print. It is the world nations and national banks that I don't understand that is addicted with this no value US money. What if i say... It's time to start using dinar and dirham. Weee~

In the face of Governments devaluing their currencies in a currency war, what should Malaysia do? Keep the float or control? When we controlled our currency in 1998 we were called pariahs whose knowledge about finance could be written on the back of a postage stamp. Now it seems many nations are using their magnifying glasses to read what is written on the back of the postage stamps. Hah!!






Fight for money.yeah! Tatkala dunia jadi tujuan...

Just sharing. What do YOU think?? Blurr?? Or.. 
"do i need to know all this??" 
"LIKE I CARE! daa~"
"Biaq pi org besau2 la uruskan bnda2 negara nih"
"dop pehe la gapo awop bobok nih"
"saya bukan budak econs la.."
"So??"

Haha.. Stop being ignorance. Maybe there's nothing we can do. Floating currency or controlled currency. If only we can decide. But at least we know what happened. Owh by the way, as for me we should impose CURRENCY CONTROL. Since our money reserve is mostly in USD, by imposing control on our ringgit, the value of the reserve in ringgit will not decrease further. Hehe. Just thinking. Who'll care what i say anyway =p


Some might not really understand. Ok ok.. The point is simple.. CORRUPTION is everywhere. You know what i'm saying? I wrote too much am i? No further comment. Nanti they said i'm political. Hua3

It reminds me of a hadith, Abu Huraira narrated that the Prophet p.b.u.h said:

 A time will come upon the people when one will not care how one gains one's money, legally or illegally. (Bukhari)

Here is another one, Ibn Masud said I heard the Prophet p.b.u.h saying:

There is no envy except in two: a person whom Allah has given wealth and he spends it in the right way, and a person whom Allah has given wisdom (i.e. religious knowledge) and he gives his decisions accordingly and teaches it to the others. (Bukhari).

Ottoke??? Open our eyes, open our heart, open our minds. What you say is what you think, what you think is who you are *ade kaitan ke??* Hehe

Only Allah knows what's best. An-nyŏng-hi ga-se-yo! =D

Tuesday, November 16, 2010

EsTaWoO (arrange yourselves) !!

Tatkala kita2 ni sedang menghadap laptop, study, menonton tv dan melakukan lain-lain aktiviti di rumah, umat Islam di tanah suci mekah pula sibuk menunaikan haji. Teringat akan satu kisah lama yang berlaku beberapa tahun lepas yang boleh kita renung-renungkan.

Dari channel online Islamik, MAJD telah berlangsungnya suatu program yang bertajuk One Famili, diketuai speakernya, Dr. Yahya Alyahya (Ketua CALL to Islam Committee, Amerika Syarikat). Beliau menceritakan kisah berkenaan seorang bukan Islam Amerika yang sedang berbincang dengannya mengenai Islam. Ketika mereka menonton tv secara live, broadcast dari Kaabah, orang amerika tersebut menyatakan betapa kagumnya dia melihat sebegitu ramai berjuta-juta orang bersesak-sesak berada di dalam Masjidil Haram.


Dr Yahya bertanyakan kepada orang amerika tersebut, “Pada pandangan anda, berapa lamakah anda fikir mereka akan turun untuk menyusun dalam baris dan mula solat?”
“Sekurang-kurangnya 2-3 jam?”, orang amerika itu menekanya.
Dr Yahya menyambung, “Tapi masjid itu (Masjidil Haram) keseluruhannya mempunyai 4 tingkat”
Orang amerika pantas menjawab, “Oh, ini sudah tentu akan memakan masa 12 jam untuk menyusunnya!”
Dr Yahya sekali lagi menambah, “Anda mesti ingat bahawa mereka berasal dari negara-negara di seluruh dunia dengan bahasa yang berbeza”
Orang Amerika semakin bingung dan terus berkata "Ini sangat mustahil untuk mereka menyusun barisan dengan apa cara sekalipun!”
Tatkala mereka rancak berbincang, tiba-tiba imam di tv berkata "estawoo" (tetapkan dirimu). Dan dalam beberapa saat, seluruh pemandangan berubah dan kerumunan berjuta-juta umat Islam menetapkan diri sendiri dalam baris dengan teratur dengan baik dalam masa beberapa saat sahaja untuk menunaikan solat isyak!
Orang Amerika menatap kaca TV untuk beberapa saat dan kemudian terus berkata, “ash-hadu allah ilaha illa allah wa ash-hadu anna mohammadan rasulullah (Aku bersaksi bahawa tiada tuhan yang patut disembah melainkan ALLAH dan aku bersaksi bahawa Muhammad adalah pesuruh Allah)”

Subhanallah! Sesungguhnya hidayah itu milik Allah dan Allah berhak mengurniakannya kepada sesiapa pun. So, don't stop promoting the beauty of Islam! =)

Selamat hari raya aidil adha diucapkan kepada seluruh umat Islam dan semoga mereka yang sedang menunaikan haji di Mekah, memperoleh Haji Mabrur. InsyaAllah. Taqabbalallah minna wa minkum!




Kisah Ulat dan Nabi Daud a.s



Salam.. hari ini hamba ingin berkongsi tentang hormat-menghormati sesama makhluk Allah (ayat juruh). Ikutilah sirah ini and think because to live without thinking is to shoot without aiming =p


Ehem.. Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud a.s sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba2 baginda terpandang seekor ulat merah pada debu...


comey ulat nih.. =p


Lalu Nabi Daud a.s berkata pada dirinya, "Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?" 


Sebaik saja Nabi Daud selesai berkata begitu, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berkata-kata...Lalu ulat merah itu pun mula berkata-kata kepada Nabi Daud a.s... "Wahai Nabi Allah! Allah s.w.t telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca 'Subhanallah walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar' setiap hari sebanyak 1000kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca 'Allahumma solli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa salim' setiap malam sebanyak 1000kali... 


Setelah ulat itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud a.s... "Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat faedah darimu?" 


Akhirnya Nabi Daud menyedari akan kesilapannya kerana memandang remeh akan ulat tersebut, dan baginda sangat takut kepada Allah s.w.t, maka Nabi Daud a.s pun bertaubat dan menyerah diri kepada Allah s.w.t... Wallahualam...


Begitulah sikap para Nabi a.s apabila mereka menyedari kesilapan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah s.w.t...


Kisah-kisah yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah,tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa saja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama2 kita tumpangi ini walaupun seekor ulat ataupun semut. Owh, saya jumpa tiga ekor semut siang tadi. Belum pernah saya jumpa semut di bumi 'peti ais' ini. *excited* =)



Monday, November 15, 2010

Belajar Hikmah Dari Ulama'

Sekarang banyak peselisihan pendapat berlaku antara saudara islam. Ke mana perginya perpaduan yang islam ajarkan kepada semua penganutnya? Sudah lupakah kita akan perintah Allah dan  ajaran para nabi? Islam tidak akan tertegak tanpa kerjasama dan perpaduan semua umat Islam untuk memelihara agama ini.

Firman Allah dalam surah Al- Hujurat ayat 10 dan 11 yang bermaksud: 


Sesungguhnya orang-orang mu’min itu bersaudara, kerana itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.
(surah Al Hujurat:10)


Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diperolokkan) lebih baik daripada mereka(yang mengolok-olokkan), dan jangan pula perempuan-perempuan(memperolok-olokkan) perempuan lain, boleh jadi perempuan yang (diperolokkan) itu lebih baik daripada perempuan (yang mengolokkan), janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelaran yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk(fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertaubat maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
(surah Al-Hujurat:11)

Dekatilah Al-Quran,  pasti kita dapat lihat banyak  firman Allah yang mengingatkan kitatentang betapa pentingnya kita memelihara hubungan sesama mu’min. Nabi junjungan kita, Rasulullah SAW juga menyuruh kita memelihara ukhuwah sebagaimana sabda baginda :Kasihilah saudara kamu seperti mana kamu mengasihi diri sendiri. Subhanallah. Maha Suci Allah. Indahnya tarbiah islam. 

Imam Hasan Al-Banna pernah menyelesaikan pertelingkahan pendapat umat Islam suatu ketika dahulu hingga mereka tidak lagi besekutu, bahkan bersatu demi kasih dan cinta pada Allah yang Satu. Lihatlah kebijaksanaan Imam Hasan Al- Banna dalam menyedarkan kesilapan mereka. Hikmah inilah yang perlu kita cari bagi menyebarkan dan memperkuatkanIslam di mata dunia.

Ketika beliau memberi pengajian ilmu, seorang lelaki telah bertanya kepada Imam Hasan Al-Banna tentang tawasul, tentang adakah pahala membaca Al-Quran bagi arwah akan sampai kepadanya, tentang mengucapkan gelaran ‘saiyidina’ kepada Rasulullah SAW sewaktu membaca tahiyyat (dalam solat) dan pelbagai soalan seperti ini. Lalu Imam Hasan Al-Banna menjawab: 
“Sesungguhnya Allah tidak membebankan seseorang itu melainkan mengikut kemampuannya,” potongan ayat surah Al-Baqarah ayat 284.


Imam Hasan Al-Banna juga menjawab perselisihan mereka secara amali dengan menyoal dua orang  pemuda. Seorang bermazhab Hanafi dan seorang lagi bermazhab Syafi’ie.  Beliau bertanya “Bagaimana anda membaca Surah Al-Fatihah ketika menjadi makmum dalam solat berjemaah?.” Soalan ini dijawab berbeza antara mereka mengikut mazhab masing-masing.

Lelaki bermazhab Hanafi: saya mendiamkan diri dan tidak membacanya. Lelaki bermazhab Syafi’ie: tentulah saya membacanya. Selepas itu beliau bertanya lagi kepada dua pemuda itu: "Apabila kalian berdua selesai solat, apakah  pendapat kalian  mengenai solat sahabat kalian?" 

Lelaki bermazhab Syafi’ie  menjawab:  “Mengikut mazhab saya, sudah pastilah batal solatnya kerana dia tidak membaca Al-Fatihah sedangkan bacaan itu adalah salah satu rukun-rukun  solat.” Lelaki bermazhab Hanafi: “Mengikut mazhab saya, sesungguhnya dia telah melakukan sesuatu yang hukumnya makruh tahriman.”

Lantas Imam Hasan Al-Banna bertanya kepada mereka berdua : “Adakah kalianmenyalahkan antara satu sama lain?” Mereka menjawab : “TIDAK”. Imam Hasan Al-Banna bertanya kepada para hadirin : “Adakah kalian menuduh kedua pemuda ini salah?” Dan jawapannya juga TIDAK.

“Maha suci Allah! Kamu mendiamkan diri kamu dalam hal ini sedangkan perkara ini berkaitan dengan sah atau batal solat. Jadi  mengapa kamu tidak dapat bertolak ansur kepada orang yang membaca tahiyyat disertakan selawat Allahumma solli ‘ala Muhammad ataupun yang membaca  Allahumma solli ‘ala saiyidina Muhammad dan mengapa  kamu anggap khilaf hukum bacaan tersebut bagaikan suatu masalah yang paling besar di dunia?”

Pendekatan yang dilakukan secara amali ini sangat berkesan kerana mereka semua telah berpegang teguh kepada mazhab ikutan masing-masing. Lihatlah bagaimana ulama’ Islam zaman dahulu mendekati jiwa-jiwa umat Islam. Jangan sesekali memperlekeh mazhab anutan saudara islam kita yang lain. Biarpun berbeza mazhab tapi matlamat hidup kita adalah sama, iaitu untuk mengabdikan diri hanya kepada Allah semata-mata. 

Wujudnya 4 mazhab adalah kerana sayangnya Allah kepada kita. Allah memberikan kita keringanan (rukhsoh) dalam beribadat jadi bersyukurlah atas kurniaan Allah=)



5 PriNSiP HiDuP HaSsAn aL-BaNnA



Allahu ghaayatuna
Allah is our objective 

Ar-Rasul qudwatuna 
Rasul is our leader 

Al-Quran dusturuna 
Quran is our law 

Al-jihad sabiiluna 
Jihad is our way 

Al-Mautu fisabiilillah asma amanina 
Dying in the way of Allah is our highest hope



jd mcm hassan al-banna, kat kedai kopi pn boleh dakwah. ni dgn sahabat2 pn susoh nk ckp psl agama. aishh=_=!



HANYUT



Cipta dari segumpal darah,
Jelma seraut wajah,
Rahsia agungnya kudrat Tuhan,
Dan dihembuskannya nyawa,
Diikatkan janji tunduk hanya kepada-Nya.
Namun hakikatnya hidup,
Sarat pesona dusta,
Dugaan tuk menguji kehambaan,
Tiada tempat berlindung dari fitnah dunia,
Selain perlindungan-Nya.
Berkurun terukir sejarah alpa,
Manusia dihanyut indah yang fana,
Terlupa pada fitrah wujudnya,
HANYA DI TARAF HAMBA
Tenggelam pada bisikan dunia,
Tak sedar langkah mudik ke sengsara,
Tergoda pada hasut sengketa,
Rebut fatamorgana.
Telah disuluhkan laluan,
Diberi segala pedoman,
Teriring akal dan fikiran,
Mengapa kehilangan?
Telah tertulis pengakhiran,
Pada selembar takdir insan,
Jiwa yang penuh penyerahan,
Itu yang dijanji syurga.

Sunday, November 14, 2010

Kelebihan hari Arafah














Hari Arafah adalah hari yang kesembilan dari bulan Zulhijjah yang mana bagi jemaah haji mereka diwajibkan berada di padang Arafah untuk wuquf di sana. Bagi mereka yang tidak mengerjakan ibadat haji , disunatkan berpuasa. Pada hari ini juga disunatkan untuk mengumandangkan takbir.


Hari Arafah hari istimewa.
Dari Aisyah r.a. katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda; "Tidak ada suatu hari dimana Allah Taala paling banyak membebaskan hambaNya dari Neraka selain dari hari Arafah (9 Zulhijjah)." (Sahih Muslim)



Pujian Allah bagi orang yang wukuf di Arafah.
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT. memuji mereka yang sedang wukuf di Arafah kepada penduduk langit dan berkata kepada mereka : “ Lihatlah kepada hamba-hamba-Ku yang datang kepada-Ku.“.(Riwayat Ahmad)



Digalakan berpuasa kepada yang tidak menunaikan haji.
Rasulullah S.A.W telah ditanya mengenai puasa hari Arafah (9 Zulhijjah)? maka jawab Rasulullah S.A.W yang bermaksud : Dikaffarah(diampun dosa) set
ahun lalu dan setahun akan datang. (Sahih Muslim)




Beauty Lies in the Eyes of the Beholder







































My dearest sisters,


Allah gave beauty to all women, but that the beauty is not be seen by the world, as if the women are meat on the shelf to be picked and looked over. Chastity , modesty, and piety are promoted by the institution of veiling.



It is well known that the Muslim woman is a creature of modesty. Rasulullah (sallallahu`alayhi wa sallam) said: 


"Allah is modest and covering. He loves modesty and privacy." 
[Abu Daawood, An-Nasaa'i Al-Bayhaqi, Ahmad].


Therefore, we see that the Hijab of the Muslim woman is indeed part of modesty. Modesty accompanies Iman. That is why Allah's Messenger (sallallahu`alayhi wa sallam) said: 


"Modesty is part of Iman and Iman is in Paradise." [At-Tirmithi]. 
"Modesty and Eemaan are companions, when one goes away the other one goes away." 
[Al-Haakim and others]


It can be quite difficult for the Muslim woman to go out wearing Hijab in a society that mocks and torments her *me*. Indeed, she may feel strange and out of place. However, if she knows the status of those who are mocked by the disbelievers, then she would continue to wear her Hijab with dignity. 


Allah Says in His Book(which means): 


"Verily! The criminals used to laugh at those who believed. And whenever they passed them, used to wink at one another. And when they returned to their own people, they would return jesting. When they saw them, they said: 'These have indeed gone astray!' But they (disbelievers, sinners) had not been sent as watchers over them (the believers). But on this Day those who believe will laugh at the disbelievers. On (high) thrones, looking (at all things). Are not the disbelievers paid (fully) for what they used to do?" [Quran 83:29-36]

Allah's Words should serve as a support. Also, take comfort in being a stranger among these lewd and sinful women. This is one of the hadith I love most =)


Rasulullah (sallallahu`alayhi wa sallam) said (what means): "Islam began as something strange, and it would revert to its (old position) of being strange, so good news is for the strangers." [Muslim]

I'm beautiful the way I am. No matter how ugly I may look to humans, I just wanna look beautiful to Allah as it's not human who'll judge. It's HIM, the Almighty. 

As beauty lies in the eyes of the beholder, we may look beautiful in the eyes of persons who really understand the meaning of true beauty *wink3*


Luv,
munee =)